Tren Tipografi 2016 untuk Inspirasi Desain Grafis

tipografi

Dalam dunia desain grafis, tipografi merupakan salah satu unsur penting dalam menopang kesuksesan sebuah karya desain. Tipografi sendiri secara sederhana dapat didefinisikan sebagai seni dalam menata huruf. Istilah tipografi ini tidak jauh berbeda dengan istilah sintaksis dalam ilmu bahasa. Jika sintaksis berhubungan dengan proses penyusunan kata-kata dalam bentuk urutan yang tepat, maka tipografi mengacu pada proses elemen-elemen visual ke dalam satu bentuk yang kohesif. Meskipun pada dasarnya tidak ada aturan baku dalam seni tipografi, namun pada intinya tipografi bertujuan untuk mengatur elemen visual seperti huruf agar mudah ditangkap serta dimengerti oleh si penglihat. Singkat kata, tipografi adalah salah satu elemen fundamental dalam desain grafis untuk menampilkan daya tarik visual pada sebuah pekerjaan desain grafis. Oleh sebab itu, evolusi yang begitu cepat dalam dunia tipografi menuntut seorang yang menyediakan jasa desain grafis untuk terus berinovasi dengan perkembangan yang ada. Salah satunya adalah mengetahui perkembangan tren tipografi dalam desain grafis.

01 Tren font Geometris

Dalam kurun 12 bulan terakhir ini, paling tidak ada beberapa tren tipografi 2016 yang pernah popular, salah satunya ada bentuk font atau typeface bergaya geometris. Beberapa font bergaya geometri yang yang dirilis dalam kurun 12 bulan terakhir ini di antaranya adalah FC Lucas oleh Fontsmith dan Publica Sans yang didesain oleh type designer Marcus Sterz. Font berbentuk geometris ini biasanya digunakan oleh sebuah perusahaan untuk menyampaikan pesan tertentu pada desain branding maupun desain logo mereka. Yakni pesan kepercayaan dan kejujuran. Tentu saja jika kita memutuskan untuk memakai tren tipografi 2016 ini, maka harus disesuaikan dengan font creatoryang sesuai dengan tema yang kita angkat.

FS Lucas, salah satu font bergaya geometris

02 Tren penggunaan Custom Font

Custom font setidaknya menjadi salah satu tren tipografi 2016 yang juga diperkirakan akan masih menjadi tren tipografi 2017 nanti. Custom font secara sederhana dapat diartikan sebagai penggunaan font terntentu untuk tujuan tertentu. Sebagai contoh font Bookerly yang dirilis oleh Amazon dirancang oleh type designer bernama Dalton Maag untuk untuk perangkat Kindle. Demikian juga dengan Apple, ia menciptakan typeface bernama San Francisco untuk perangkat iOS mereka. Sementara itu, pihak Google secara berkelanjutan terus mengembangkan custom typeface mereka yang bernama Product San.

Bookerly, custom font pada perangkat Kindle milik Amazon

03 Tren Tipografi 2016 dengan Konsep Desain Responsive (responsive typography)

Perkembangan teknologi yang begitu pesat kian menuntut agar sebuah typeface atau font dapat menyesuaikan dengan perangkat device yang ada. Sebagaimana layaknnya desain website responsive, tren tipografi responsive dimaksudkan agar sebuah font mampu menyesuaikan ukurannya sesuai dengan bidang layar digunakan, tampa menghilangkan nilai keterbacannya (readibility). Salah satu tren tipografi 2016 yang mengadopsi kosnep desain responsive adalah Benton Modern.

benton modern, tren tipografi 2016 dengan konsep responsive design

Dengan semakin berkembangnya aplikasi pembuat font (font creator) tidak menutup kemungkinan bahwa di tahun 2017 nanti akan muncul beragam tren tipografi yang belum pernah ada hingga saat ini. Bagaimana menurut Anda? Bagikan pengalaman Anda pada kolom komentar berikut.