Tren Desain Grafis 2016 yang Perlu Anda Ketahui

desain grafis

Dalam dunia desain grafis, kadangkala sesuatu yang telah menjadi sebuah tren seringkali dirasa sebagai sesuatu yang bersifat negative atau kadaluwarsa. Oleh sebab itu, beberapa tren desain grafis 2016 berikut ini tidak akan banyak dibicarakan apalagi dipakai oleh sebagian orang di waktu yang akan datang. Meskipun demikian, mengetahui segala sesuatu atau dalam hal ini adalah tren desain grafis yang pernah menjadi sebuah trending di masanya dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita. Nah dalam postingan ini, typograpic berusaha mengulas beberapa tren desain grafis yang berkembang selama dua belas tahun terakhir.

01 Typographic deconstruction

Salah satu tren desain grafis 2016 yang sempat muncul ke permukaan adalah Typograhic Deconstruction. Secara sederhana typography deconstruction atau dekonstruksi tipografi adalah pemakaian elemen huruf atau karakter yang tidak utuh sebagai salah satu elemen desain grafis. Penggunaan bentuk huruf yang “rusak” (broken letterform) ini seringkali kita jumpai pada beberapa logo atau branding milik sebuah perusahaan. Selain itu, penggunaan kerning atau jarak antar huruf yang terlalu lebar juga biasa dipakai dalam tren desain grafis 2016 ini. Beberapa studio desain grafis yang memakai tren ini dalam karya desain grafis mereka di antaranya adalah NB Studio, agensi desain grafis Bond Agency, dan masik banyak lagi. Diperkirakan tren desain grafis 2016 ini akan tetap bertahan di sepanjang tahun 2017 yang akan datang.

[tren 1] tren desain grafis 2016 dengan penggunaan elemen karatkter tidak utuh

02. Simplification

Berbicara mengenai dunia desain grafis, ada sebuah filosofi atau lebih tepat dikatakan sebagai sebuah “perjanjian” tak tertulis di kalangan para desainer grafis. Mereka menyingkatnya dengan kata KISS (Keep It Simple, Studid). Nah prinsip ini, setidaknya pernah menjadi tren desain grafis 2016. Meskipun tidak dapat dikatakan bahwa prinsip kesederhanaan bukanlah sesuatu yang bersifat baru dalam bidang desain grafis. Tren desain grafis sederhana bahkan dikatakan telah menjadi tren yang begitu sepanjang tahun 2016. Tahu kenapa? Hal ini dipengaruhi oleh kehidupan manusia yang kian hari kian sibuk. Sedangkan di sisi lain berbagai konten (iklan dan sebagainya) tengah berkompetisi untuk menarik peminatnya. Nah kedua faktor inilah yang kemudian menuntut sebuah pekerjaan desain grafis agar dibuat lebih sederhana agar mudah dikenali serta dapat dimenegerti atau dipahami oleh masyarakat.

[tren 2] Prinsip kesederhanaan sebagai tren desain grafis 2016, sebagaimana terdapat pada logo sebelah kanan

02. Tren Penggunaan Warna yang Mencolok

Salah satu hal yang menjadi tren desain grafis 2016 adalah penggunaan beragam warna yang mencolok pada sebuah karya desain grafis. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh desainer grafis professional yang bernama Wolff Olins. Ia setidaknya menggunakan lebih dari empat warna mencolok dalam sebuah branding design untuk sebuah perusahaan yang bernama Nordic telco Telia selama bertahun-tahun. Tren desain grafis 2016 ini juga dipakai pada sebuah desain kemasan packaging for Appy Fizz yang dibuat oleh penyedia jasa desain grafis yang bernama Sagmeister & Walsh.

[tren 3] penggunaan warna yang mencolok pada sebuah branding design

Itulah beberapa tren desain grafis 2016 yang setidaknya pernah “kiblat” dalam dunia desain grafis dalam dua bulan terakhir ini. Jika ada tren desain grafis lain yang Anda ketahui dan tidak terangkum dalam postingan ini, Anda dapat membagikannya pada kolom komentar berikut.