Teknik Kombinasi Warna pada Desain Logo

desain grafis

Menggunakan kombinasi beberapa warna dalam proses desain grafis seperti pada tampilan logo memang akan membuat hasil desain lebih terlihat dinamis. Akan tetapi penggunaan warna yang terlalu berlebihan justeru akan membuat tampilan desain grafis anda akan terlihat “norak”. Biasanya hal ini bermula dari ketidakcocokan satu jenis warna dengan warna lainnya, sehingga suatu karya desain grafis akan kehilangan nilai harmoninya. Selain itu, penggunaan beberapa warna dalam desain logo biasanya akan lebih menyulitkan seoarang desainer grafis dalam mengkombinasikan satu warna dengan warna lainnya.

Desain Logo Satu Warna Vs Desain Logo Multi Warna

Nah untuk itu, penggunaan warna tunggal dalam sebuah desain logo lebih disarankan daripada penggunaan beberapa warna (multiple color design). Meskipun demian, beberapa perusahaan besar banyak menggunakan konsep desain grafis multi warna di setiap desain logo mereka, katakanlah seperti Google, Ebay dan juga Olympic Ring.

Corak multi warna pada desain logo Google

Konsep desain grafis multi warna yang diterapkan pada sebuah logo sejatinya memiliki makna tersendiri bagi perusahaan. Penggunaan beberapa corak warna pada logo Google misalnya menyiratkan bahwa perusahaan tersebut telah melakukan diversifikasi di bidang bisnisnya – yang pada awalnya hanya bergerak  di bidang teknologi mesin pencari kini telah merambah ke bisnis social media, smartphone dan sistem operasi untuk perangkat mobile.

Logo design Olympic ring

Tren Desain Logo Mozaik

Selain penerapan konsep desain grafis yang mengadopsi pengkombinasian beberapa warna, tren desain logo yang baru-baru ini muncul adalah penggunaan pattern mosaic. Tren logo mozaik atau mosaic logo design trend biasanya menggunakan kombinasi beberapa warna – dimulai dari warna cerah yang kemudian dilanjutkan dengan beberapa shade dari warna tunggal.

Logo Ebay dengan kombinasi beberapa warna

Nilai-nilai kultural dalam pengerjaan desain logo juga perlu dipertimbangkan. Jika ditilik dari kacamata budaya. Di setiap daerah, setiap warna menyiratkan makna tersebunyi yang sangat berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Sebagai contoh, jika di negeri Tiongkok, warna merah mungkin diartikan sebagai lambing keberuntungan. Namun di Indonesia warna merah bias berarti keberanian. Sementara di India, warna putih berarti kematian atau berkabung. Sementara bagi pemeluk Islam, warna ini memiliki arti kesucian.

Kesimpulannya, dalam medesain logo, baik logo perusahaan, logo website, maupun logo lembaga lain, jangan terlalu banyak bermain dengan pemilihan warna. Sebab biasanya sebuah logo nantinya akan mengalami pengeditan, biasa sesuai dengan selera konsumen.