Bagaimana Menerapkan Aspek Psikologi Desain Logo

desain grafis

Para desainer grafis biasanya telah melewati proses yang panjang sebelum mereka berhasil menciptakan desain logo yang nampak begitu elegan serta mudah diingat. Dengan demikian, desain logo karya mereka pun mampu memikat bagi siapapun yang melihatnya hanya dalam hitungan milidetik. Tentu untuk menciptakan hasil desain logo perusahaan yang demikian membutuhkan sesuatu yang mampu menjadi trigger sebagai pemantik ketertarikan bagi insting manusia yang berada di dalam alam bawah sadar mereka (subconscious human instinct).

Memiliki pengetahuan mengenai dasar-dasar psikologi manusia dapat menjadi salah satu cara menhadirkan desain logo yang baik. Tentunya hal ini membutuhkan pembacaan serta pembelajaran yang mendalam terhadap aspek psikologi yang berkaitan dengan desain grafis. Buku-buku seperti Thinking Fast and Slow karya Daniel Kahneman, Nudge karya Richard H Thaler atau Drive karya Daniel H Pink dapat menjadi acuan dalam mempelajari aspek-aspek psikologi desain logo. Secara sederhana pengetahuan mendasar mengenai aspek psikologi desain logo dapat dilihat pada infografis tersebut.

Ilustrasi Psikologi Desain Logo

Warna dalam psikologi  desain logo memiliki peranan yang sangat penting dalam penyampaian pesan kepada konsumen yang pada akhirnya akan membentuk persepsi konsumen pada produk ataupun branding yang diwakilinya. Pada infografis desain logo tersebut juga dijelaskan bahwa setiap goresan warna memiliki arti filosofis tersendiri. Sebagai contoh biru melambangkan kenyamanan, ketenangan, kekuatan dan kepercayaan. Turunan warna biru ini sebagaimana kita lihat pada logo facebook dan Google misalnya. Di sisi lain, warna merah melambangkan gairah, cinta, maupun kekuatan seperti diadopsi oleh logo minuman terkenal seperti Coca Cola.

infografis-psikologi-desain-logo

Pengetahuan mengenai konsep psikologi desain logo, dan pemilihan warna seperti yang tersaji pada infografis tersebut dapat menjadi starting point bagi siapapun dalam menghasilkan karya desain grafis yang berkualitas, tentu tidak hanya terbatas pada desain logo semata.